Home » Berita CPNS » Efisiensi, Sejumlah Kementerian Diminta Tak Lanjutkan Penerimaan CPNS

Kementerian Pendayagunan Aparatur Negara (PAN) dan Reformasi Birokrasi (RB) mengeluarkan larangan untuk melanjutkan seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) bagi kementerian yang belum mengeluarkan hasil tes kemampuan dasar (TKD) hingga 20 November 2014. Kelanjutan seleksi dan penerimaan dianggap tidak efisien dan tak sesuai dengan prinsip penghematan anggaran.

Surat tersebut dikirim ke kementerian dan lembaga melalui surat Sekretaris Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN dan RB), Dwi Wahyu Atmaji, atas nama Yuddy Chrisnandi. Surat dikirim juga kepada seluruh pejabat pembina kepegawaian pusat, pejabat pembina kepegawaian provinsi, dan pejabat pembina kepegawaian kabupaten/kota.

“Dengan pertimbangan di samping waktunya yang sudah sangat singkat/pendek, terdapat kebijakan, agar setiap instansi melaksanakan efisiensi penggunaan anggaran belanja bahan, jasa profesi, dan belanja jasa lainnya,” demikian bunyi surat tersebut yang dirilis Sekretaris Kabinet, Jakarta.

Menurut pantauan Kementerian PAN dan RB, sejumlah kementerian belum mengeluarkan hasil TKD hingga 20 November lalu. Bahkan hingga saat ini masih ada yang belum melanjutkan hasil tes kompetensi berikutnya.

Pos seleksi kepegawaian merupakan salah satu yang disasar pemerintah, yang direncanakan untuk diefisienkan, termasuk rencana moratorium penerimaan PNS dalam beberapa waktu ke depan.

Tembusan surat tersebut disampaikan kepada Menteri PAN dan RB, Yuddy Chrisnandi dan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Eko Sutrisno.



Posting Pusat Pengumuman CPNS Indonesia (PPCI) lainnya:



Comments are closed.