Home » Berita CPNS » Kemenpan RB Diminta Berbenah soal Penerimaan CPNS

Banyaknya masalah dalam perekrutan calon pegawai negeri sipil atau CPNS dibahas Konsorsium LSM Pemantauan CPNS. KLPC mengeluarkan sejumlah rekomendasi untuk Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan) terkait penerimaan CPNS ideal, baik di wilayah pusat maupun daerah.

“Kemenpan harus melakukan pengumuman CPNS secara terpusat dan serentak, seleksi CPNS harus menggunakan sistem CAT (computee assited test), dan Kemenpan harus melakukan penataran bagi calon panitia dan pengawas di pusat dan daerah,” ungkap Koordinator FIK Ornop Sulsel Asram Jaya, saat Seminar dan Pertemuan Nasional KLPC di Hotel Ibis Arcadia, Jakarta.

Selain ketiga rekomendasi itu, KLPC juga menyarankan Kemenpan membuat standar operasi (SOP) yang berintegrasi ke seluruh kementerian dan daerah. Kemenpan juga harus memberikan sanksi administratif maupun pidana, bagi panitia rekrutmen CPNS yang melanggar aturan.

Pada saat pembentukan panitia seleksi, harus melibatkan unsur masyarakat sipil. Harus membatalkan dan mengumumkan peserta CPNS, yang terbukti melakukan pemalsuan administrasi dan kecurangan. “Kelompok difabel tidak dibatasi pada jenjang sarjana,” jelas Asram.

Badan Kepegawaian Negara dan Badan Kepegawaian Daerah, tidak luput dari perhatian KLPC. “BKN atau BKD harus transparan mengumumkan data pegawai honorer secara lengkap nama, alamat, instasinya,” lanjut dia.

BKD dan BKN diharuskan transparan dalam mengumumkan data seleksi CPNS yang lulus, serta memberikan ruang bagi masyarakat untuk melakukan verivikasi dokumen kategori dua yang diduga hasil manipulasi.

“BKN BKD harus menyediakan data kepegawaian terbaru yang mudah diaksea masyarakat,” imbuh Asram.

Dalam hal ini, pemerintah daerah pun diwajibkan menjalankan seluruh keputusan pemerintah pusat terkait rekrutmen CPNS. Serta menyelenggarakan pelaksanaan CPNS dengab efektif, efisien, dan profesional.



Posting Pusat Pengumuman CPNS Indonesia (PPCI) lainnya:



Comments are closed.