Home » Berita CPNS » Palsukan KIR, Dua Oknum PNS Banjar Diciduk

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polisi Resor Banjar Kota Ajun Komisaris Polisi Kosasih mengatakan, pihaknya menangkap dua oknum pegawai negeri sipil (PNS) dan seorang tenaga honorer, sebagai pelaku pemalsuan surat uji KIR bagi kendaraan angkut di Kota Banjar.

“Mereka, kita tangkap kemarin di sebuah kontrakan di Jalan Dewi Sartika, Banjar, saat mereka sedang berkumpul,” terang Kosasih.

Dua pelaku yang tercatat sebagai PNS aktif di Pemerintahan Kota Banjar, masing-masing berinisial CRR (pegawai Dinas Perhubungan) dan OSS (pegawai Dinas Pendidikan). Sedangkan, BA merupakan salah seorang tenaga honorer di Dinas Perhubungan Kota Banjar.

Ketiga bertindak sebagai calo bagi para pemilik kendaraan bak terbuka yang hendak numpang uji KIR di UPT Pengujian Dinas Perhubungan Kota Banjar. Semua korban mereka adalah pemilik berplat nomor luar daerah.

“Dari ketiga pelaku kita mendapatkan buku uji KIR palsu, stempel, dan perlengkapan komputer yang digunakan pelaku,” ujar Kosasih.

Berdasarkan peraturan daerah biaya uji KIR sebesar Rp 170.000. Sedangkan, para pelaku mematok harga untuk uji KIR palsu sebesar Rp 80.000 dan kendaraan pemohon tidak perlu diuji secara biasanya. Bahkan, pemohon juga tak perlu membawa kendaraannya ke tempat uji. Perbuatan para tersangka bisa membahayakan kendaraan dan penumpangnya.

Aksi para pelaku pun telah berjalan selama beberapa tahun. “Soalnya, uji KIR kan harus dilakukan setiap enam bulan sekali. Jadi ini membahayakan,” tambah Kosasih.

Kini, ketiga tersangka mendekam di sel tahanan Polres Banjar Kota. Mereka dijerat Pasal 263 KUHPidana dengan ancaman enam tahun penjara.



Posting Pusat Pengumuman CPNS Indonesia (PPCI) lainnya:



Comments are closed.