Home » Berita CPNS » Pemkot Tangerang Selatan Belum Buka Pendaftaran CPNS karena Tunggu Anggaran

Pemkot Tangerang Selatan bakal menyelenggarakan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pasca APBD 2014 Perubahan diketuk palu. Bila menunggu waktu tersebut, dipastikan pelaksanaan tes CPNS baru digelar sekitar Oktober.

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Tangsel Firdaus mengatakan, hingga kini Pemkot belum membuka pendaftaran CPNS, meski formasi sudah ditentukan oleh pusat. Hal itu menyangkut biaya yang harus dikeluarkan untuk menyelenggarakan tes CPNS.

“Karena sarana prasarana memang belum lengkap oleh sebab itu kami belum membuka pendaftaran terlebih dahulu. Anggarannya menunggu perubahan yang kini masih dibahas,” katanya seperti dilansir Radar Banten (JPNN Grup), Selasa (16/9).

Firdaus menambahkan, sarana dan prasarana yang harus dipersiapkan di antaranya perangkat komputer, meja, kursi, dan jaringan komputer. Ini mengingat pelaksanaan tes harus menggunakan sistem Computer Asissted Test (CAT), bukan lagi manual seperti tahun sebelumnya. Kalau sebelumnya lebih mudah sebab pengisian dengan cara manual tempat pun bisa disesuaikan.

Untuk tahun ini, kata dia, pelaksanaan harus memenuhi standar, perangkat elektroniknya, serta ruangannya juga harus sesuai. Jika tidak standar, tidak dapat mengikuti digunakan untuk penerimaan tes CPNS.

“Ruangan untuk pelaksanaan memang harus standar karena akan ditinjauh oleh pusat. Hal ini bagian dari reformasi birokrasi dengan mengedepan transparansi kegiatan,” ujarnya.

Sejauh ini, kata Firdaus, Pemkot baru memiliki 50 komputer dan masih membutuhkan 15 unit komputer. Sementara itu, untuk ruangan rencananya bakal dicarikan di lingkungan Setu dan sekitarnya. Berapa anggaran yang dibutuhkan, Firdaus tidak bisa memastikan karena masih harus tahu harga pasaran komputernya.

“Total pengajuan belum bisa kami estimasikan nanti tergantung pada jumlah kebutuhan,” ujarnya.

Formasi yang dimiliki oleh Pemkot Tangsel ada 122, tetapi pihaknya memprediki pelamar akan mencapai sekira 12 ribu. Untuk itu, nanti pelaksanaan ujian CPNS mampu menempuh selama 30 hari dengan kapasitas satu hari minimal lima sheet.

“Satu sheet setidaknya 350 orang dengan jumlah komputer 70 unit. Untuk itu bisa memakan waktu hingga 30 hari lamanya,” beber Firdaus.

Nanti Pemda bekerja sama dengan lembaga sandi negara atau yang dikenal Lemsaneg yang bertugas membuka program tersebut. Hal itu terkait dengan kerahasiaan dan keamanan kunci jawaban.

“Meski menggunakan komputer, tapi pakai sistem offline. Nanti yang membuka Lemsaneg milik pemerintah terkait kunci jawaban,” katanya.



Posting Pusat Pengumuman CPNS Indonesia (PPCI) lainnya:



Comments are closed.