Home » Berita CPNS » PENIPUAN CPNS Perwira Kodim Karanganyar Diduga Terlibat

Seorang perwira TNI di Kodim Karanganyar diduga terlibat dalam kasus penipuan CPNS. Dandim 0727/Karanganyar, Letkol (Inf) Marthen Pasunda,  membebastugaskan seorang perwira TNI di lingkungan Kodim 0727/Karanganyar.

Perwira pertama itu dibebastugaskan karena diduga terlibat kasus penipuan calon pegawai negeri sipil (CPNS). Nama perwira pertama itu dicatut warga Kwangsan, Jumapolo, MP. MP juga melaporkan warga Macanan, Kebakkramat, Sunardi, pada kasus penipuan CPNS. Kasus itu sedang ditangani Polres Karanganyar.

“MP menyebut salah satu anggota saya masuk kelompoknya. Kami enggak menerima begitu saja. Dia [perwira pertama] kami laporkan ke Denpom untuk pemeriksaan dan penyelidikan. Dia dibebastugaskan sementara supaya enggak mengganggu pemeriksaan,” kata Marthen saat menggelar jumpa pers di ruang kerjanya.

Namun, Marthen enggan menyebutkan perkembangan pemeriksaan terhadap salah satu anggotanya. Dia hanya mengatakan anggotanya itu sudah dipanggil Denpom, tetapi belum diperiksa. Perwira pertama itu meminta pendampingan pengacara dari lingkungan TNI.

“Ada bagian hukum di Korem yang akan mendampingi anggota. Proses hukum ada langkah. Kalau prajurit salah, ya salah dan harus bertanggung jawab. Kalau benar, silakan menjabat lagi,” jelas dia.

Sunardi “Petinggi TNI”

Marthen enggan berspekulasi keterlibatan anggotanya pada kasus yang sedang didalami Polres. Dia mempertimbangkan bahwa laporan itu disampaikan sepihak oleh MP. Selain itu, Marthen juga mengklarifikasi informasi yang beredar di wilayah Kebakkramat tentang Sunardi sebagai petinggi pada TNI.

“Sunardi mengklaim dirinya berpangkat Mayor Jenderal saat hajatan anaknya pada Rabu [10/6]. Bahkan pembawa acara menyebut tamu yang hadir berpangkat Letjen. Hanya ada satu Letjen, yakni Wakasad di Mabesad,” cerita dia.

Marthen menegaskan apa yang disampaikan Sunardi itu sebagai upaya menjerat calon korban. Bahkan, Sunardi juga mengaku sebagai anggota Badan Intelijen Negara (BIN).

“Sama sekali tidak benar. Itu pembodohan. Dia mencari-cari supaya tetap eksis. Kami akan menjernihkan persoalan dengan pemangku wilayah di Kebakkramat. Dia [Sunardi] bukan dari institusi militer.”



Posting Pusat Pengumuman CPNS Indonesia (PPCI) lainnya:



Comments are closed.