Home » Berita CPNS » Sebanyak 28.891 Pelamar Perebutkan 140 Formasi CPNS 2013

Antusiasme masyarakat untuk bisa menjadi calon pegawai negeri sipil (PNS) di lingkup pemerintah kabupaten (Pemkab) Sarolangun cukup tinggi. Sejak dibuka 8 Oktober hingga 17 Oktober, jumlah pelamar yang memasukan berkasnya ke BKP2D Sarolangun baik melalui kantor POS Sarolangun ataupun secara online mencapai 28.891 pelamar. Mereka akan memperebutkan 140 Formasi CPNS.

“Jumlah pelamar yang mendaftar hingga hari terakhir, Kamis (17/10) pendaftaran melalui kantor pos sebanyak 11.112 pelamar dan melalui online sebanyak 17.779 pelamar,” kata Kepala BKP2D Sarolangun, M Tamim melalui Kabid Pengangkatan dan Mutasi BKP2D Sarolangun.

Efri mengatakan, jumlah pelamar yang masuk melalui kantor pos Sarolangun, jauh berbeda dengan pelamar yang mendaftar melalui online. Pelamar yang mendaftarkan diri melalui online sebanyak 17.779 pelamar.

“Ini memang ada perbedaan dengan jumlah yang mendaftar lewat online. Namun itu tidak berpengaruh kepada yang lain, sebab itu bisa saja ada yang hanya iseng mendaftar semata. Namun yang jelas kita akan transparan dalam penerimaan CPNS ini, dan tentu saja peran masyarakat untuk terlibat dalam pengawasn juga dibutuhkan,” tegasnya.

Diungkapkannya, dari jumlah tersebut didominasi oleh tenaga guru yang berjumlah 4.514, sementara tenaga teknis 3.133 dan untuk tenaga kesehatan sebanyak 3.465. Pelamar yang berkasnya telah masuk tersebut bukan hanya datang dari Provinsi Jambi saja, namun banyak juga yang berasal dari luar Provinsi Jambi.

“Kali ini cukup luar biasa, sebab banyak pelamar yang datang dari luar Provinsi Jambi. Seperti berasal dari Padang, Bengkulu bahkan ada yang datang dari Bangka Belitung,” jelasnya.

Tags: casn, cpns

This entry was posted on Monday, October 21st, 2013 at 12:52 am and is filed under CASN. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.



Posting Pusat Pengumuman CPNS Indonesia (PPCI) lainnya:



Comments are closed.