Home » Berita CPNS » Tiga Trik Kemen PANRB Perbaiki Aparatur Negara

Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara  dan Reformasi Birokrasi (Menteri PAN-RB) Azwar Abubakar mengatakan, memerbaiki aparatur negara melalui tiga cara.

“Perbaikan dari segi kelembagaan, sumber daya manusia (SDM) dan proses pelaksanaan rekrutmennya,” kata Azwar Abubakar di sela acara roundtable diskusi SINDOnews.com mengenai seleksi CPNS di Gedung Sindo, Jakarta.

“Jadi saat ini masih terbuka lebar untuk kita perbaiki. sebagai menteri kita harus tahu negara mau jadi apa,” imbuhnya.

Seperti diketahui, pendaftaran CPNS dimulai hari ini. Penerimaan aparatur negara ini akan mengutamakan transparansi dengan pertama kalinya menggunakan computer assisted test (CAT).

Dari data Badan Kepegawaian Negara (BKN), akan dibuka 100 ribu formasi pegawai yang terdiri dari 65.000 PNS dan 35.000 PPPK.

Total 68 instansi Pusat yang memperoleh formasi dengan perincian 30 Kementerian, 28 Lembaga Pemerintahan Nonkementerian (LPNK), dua Lembaga Negara, dan delapan di Sekretariat Negara.

Total 418 Instansi Daerah yang memeroleh formasi di provinsi, kabupaten atau kota. Dialokasikan 5 persen formasi untuk lintas disiplin ilmu. Pelaksanaan seleksi nasional CPNS 2014 seluruhnya menggunakan sistem CAT.

Pendaftaran dan registrasi dilakukan secara online dan terintegrasi sengan system single entry. Satu pelamar hanya dapat memilih satu instansi dengan tiga pilihan formasi.

Perkiraan pendaftaran seleksi CPNS 2014 akan dilaksanakan pada akhir bulan Agustus 2014. Persyaratan administrasi SKCK, Surat Keterangan Sehat, dan Kartu Tanda Pencari Kerja (Kartu Kuning) tidak diperlukan pada tahap registrasi.

Saat registrasi awal yang diperlukan hanya Nama Lengkap, Nomor Induk Kependudukan, dan alamat e-mail. Tes CPNS 2014 terdiri dari Tes Kompetensi Dasar (TKD), dan Tes Kompetensi Bidang (TKB).Materi TKD meliputi Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensi Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP).



Posting Pusat Pengumuman CPNS Indonesia (PPCI) lainnya:



Comments are closed.