Home » SOAL CPNS » Pekan Ini, Soal CPNS Umum Beres

Pekan ini penggandaan lembar soal CPNS pelamar umum dimulai. Menyusul dengan telah diserahkannya master soal yang telah dikunci oleh Lemsaneg kepada sekitar 258 instansi pusat dan daerah di Kantor Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Menurut Deputi SDM Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Setiawan Wangsaatmaja, pemerintah telah menjadwalkan pelelangan dan penggandaan soal mulai pekan ini hingga 30 Oktober mendatang.

“Nantinya masing-masing instansi baik pusat maupun daerah akan mengirimkan jadwal penggandaannya kapan. Misalnya penggandaannya tanggal 3 Oktober, maka master soalnya dibuka oleh Lemsanegnya 3 Oktober juga,” terang Setiawan di Kantor BKN.

Dia menjamin, meski master soal sudah diserahkan ke masing-masing instansi, kerahasiaannya tetap terjaga. Pasalnya, master soalnya sudah dienskripsi (kunci) oleh Lemsaneg.

“Dibagi-bagipun master soalnya tidak ada yang bisa buka pinnya. Yang bisa buka ya Lemsaneg,” ujarnya.

Sementara itu MenPAN-RB Azwar Abubakar menegaskan, master soal harus diserahkan langsung ke sekda (instansi daerah) dan sekjen (instansi pusat). Bila diwakili, panitia seleksi nasional (Panselnas) tidak akan menyerahkannya.

“Hari ini tidak semua yang dapat master soal karena sekdanya tidak datang. Bisa diwakili tapi harus ada surat kuasa. Kenapa harus sekda, ini untuk menjaga kerahasiaan saja. Selain itu ada penanggung jawabnya agar master soal tidak jatuh ke tangan yang salah,” terangnya.

Dia mengaku puas, perubahan mekanisme seleksi CPNS ini cukup mampu mematahkan taring para calo. “Masyarakat jangan percaya calo deh, bukan jamannya lagi,” pungkasnya.

Sementara itu antusias masyarakat untuk mengikuti ujian Calon Pegawai negeri Sipil (CPNS) sangat besar. Hal tersebut terlihat dari hari pertama pendaftaran seleksi CPNS untuk Kabupaten Tebo. kantor Sekretaris Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Tebo, diserbu masyarakat yang ingin melegalisir Kartu Tanda Penduduk (KTP).
“Mau legalisir KTP bang, untuk syarat daftar CPNS,” kata Herman salah seorang warga yang ingin mengikuti ujian CPNS di ruang Sekretaris Dukcapil Tebo, Selasa (1/10) kemarin.
Teguh Arhadi Kepala Dinas Dukcapil Tebo mengatakan, tidak seperti biasa, hari pertama pendaftaran CPNS, jumlah penglegalisir KTP meningkat hingga ratusan.
“Biasanya paling banyak 10 orang. Sekarang, dari pagi tadi sudah banyak yang datang untuk legalisir. Jumlahnya ratusan lebih,” paparnya  

 lanjutnya, beberapa hari jelang pengumuman pendaftaran CPNS, penglegalisir sudah ramai.
“Kemarin sudah mulai ramai, tapi yang paling ramai hari ini,” tandasnya

Dari Kerinci sendiri dilaporkan, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kerinci Selasa (1/10) kemarin mengumumkan daftar nominatif tenaga honorer kategori II sebagai peserta tes CPNS 2013. Sebanyak 1287 orang honorer kategori II Kabupaten Kerinci masuk sebagai peserta tes CPNS 2013.

Pantauan dikantor BKD Kabupaten Kerinci, puluhan orang berseragam PNS berkerumun didepan papan pengumuman yang diletakkan pihak BKD Kerinci didepan kantor BKD.
Salah seorang guru honorer mengaku dirinya masuk dalam nominatif tenaga honorer kategori II sebagai peserta tes CPNS 2013. “Alhamdulillah nama saya masuk,” ujar guru honorer disalah satu SD di Bedeng V ini. 
Kabid Pengangkatan, Mutasi dan Pensiun Pegawai Kabupaten Kerinci mengatakan, sebanyak 1287 honorer kategori II Kerinci ikut tes CPNS. Menurutnya, honorer kategori II yang datanya masuk belakangan pun diakomodir semua dalam tes CPNS tahun 2013 ini. 
“Sebelumnya 979 orang listing database honorer kategori II. Yang masuk belakangan 308 orang, semua masuk database dan berhak ikut tes CPNS,” ujarnya.
Dikatakannya, tes CPNS jalur honorer kategori II ini cuma sehari, yakni tanggal 3 November mendatang. Untuk ikut tes honorer kategori II harus mengambil kartu peserta ujian dari tanggal 7 Okber hingga 12 Oktober.”Lokasi tes belum ditentukan,” ucapnya.
Dia menegaskan peserta tes tidak ada yang bayar uang untuk lulus CPNS. Dia menghimbau agar peserta tes jangan percaya dengan isu-isu.
Dia menyebutkan, soal tes CPNS dari Pemerintah pusat dan dibuat pusat, kemudian diseleksi pusat, bahkan anggarannya dari pusat.”Tidak ada kewenangan Pemerintah Daerah, kita hanya menyelenggarakan saja,” sebutnya.
Namun informasi yang dihimpun koran ini agar lulus tes CPNS honorer kategori II peserta harus mengeluarkan biaya sekitar Rp 50 juta hingga Rp 70 juta. “Mana ada tes CPNS tidak pakai uang. Sekarang saja informasi yang beredar ditengah masyarakat untuk lulus CPNS kategori II harus bayar Rp 70 juta. Saya pesimis tes CPNS bersih tanpa uang,” ujar salah seorang guru honorer yang sudah 10 tahun mengabdi di Kabupaten Kerinci.



Posting Pusat Pengumuman CPNS Indonesia (PPCI) lainnya:



Comments are closed.